Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Padi Gurahit

Mengenal Produk Baru Beras Gurahit "Tinggi Zat Besi" Nan Pulen

Beras Gurahit 'Tinggi Zat Besi' ini diambil dari varietas padi Inpago Unsoed Parimas hasil karya Prof Dr.Ir. Suwarto,MS bersama Ir Hartati MS dan Agus Riyanto MSi dari Kampus pertanian UNSOED (Universitas Soedirman) Purwokerto. Padi varietas Parimas ini dihasilkan dalam kurun waktu 10 tahun melalui proses persilangan padi-padi unggulan, diantara Ujicoba yang diterapkannya yakni mengawinkan padi jenis Gilirang Fatmawati IR 64 dengan padi jenis Cimelati G10. Prof Suwarto Ide untuk menciptakan Padi tinggi zat besi berasal dari kajian Al-Quran pada Surat Al-Hadiid : 25 : "Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan ra...

Beras Gurahit siPenjaga Kadar Gula Darah Tubuh

Awal september 2019 kemarin kami mendapatkan pesanan Beras Gurahit Index Glikemik 'sedang' yang harus dikirim ke kantornya Pak Teddy Joko, seorang pengusaha konstruksi diMajalengka. Beliau mengetahui Beras Gurahit ini setelah searching tentang beras sehat untuk penderita diabetes dimedsos dan ketemulah dengan postingan tentang gurahit.  Setelah memesan sebanyak 10kg besok harinya beliau memberitahukan kepada kami bahwa 1 jam setelah makan beras Gurahit rendah glikemik kadar gula darahnya di angka 178 mg/dl, dan GDS 108 mg/dl, beliau membandingkan kalau beliau makan nasi putih biasa 2 jam setelahnya itu diangka 230 - 270. Testimoni konsumen Beras Gurahit Keesokan harinya  beliau mengukur lagi kadar gula darah 2,5 jam setelah makan dengan memakai Glucotest yang dia punya, ternyata ada perubahan yang sangat signifikan dibanding sehari sebelumnya kadar gula darahnya 129mg/dL, kalau dibandingkan kembali dengan beras putih biasa yang bisa menca...

Review Beras Gurahit, Sipulen Penjaga Gula Darah Anda

Beras Gurahit index glikemik 'Sedang' adalah produk pertama Team Gurahit Agriculture yang ditanam didesa Gandu kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka Jawa Barat, dibudidayakan dengan metode Hayati Teknologi Gliocompost racikan Mikroba PGPR Prof Ika Djatnika dari Balithi. Beras Gurahit Rendah Glikemik Beras Gurahit Index Glikemik 'sedang' diambil dari padi varietas tipe Baru IPB 3S yang direlease oleh Pak  Dr. Ir. Hajrial Aswidinnoor, MSc. dari kampus IPB Bogor,merupakan persilangan padi Indica dan Japonica yang awalnya adalah diperuntukkan untuk mengatasi pelandaian produksi padi varietas Unggul Baru (VUB), sosok tanaman sangat istimewa karena memiliki tinggi diatas rata-rata padi varietas lain, daun lebar, dinding tanaman keras dan tebal sehingga tidak mudah rebah dan tahan terhadap serangan hama dan penyakit.  Padi varietas IPB 3S penghasil beras Gurahit yang ditanam dilahan Gurahit Agriculture Bentuk beras panjang, sedikit chalk, warna bawaan put...

Varietas Padi Huma yang ditanam Intensif dilahan Sawah, Unggul dalam Rasa dan Teksture

Setelah sebelumnya Beras Gurahit Index Glikemik 'sedang' direlease setahun lalu kini pada akhir Agustus 2019 Beras Go Gurahit  siap direlease. Setelah melalui tahapan budidaya dan testimoni berbagai kalangan akhirnya Tim Gurahit Agriculture siap melepas beras yang berasal dari varietas padi inpago Unsoed-1. Beras Huma Gurahit dalam kemasan 5kg Beras Go Gurahit dipilih pak Drg Pridiana Oskandar dengan meriset berbagai literatur tentang varietas padi Inpago Unsoed-1, varietas ini adalah hasil karya besar Prof. Ir. Totok Agung DH, Ph.D. dari fakultas pertanian Unsoed. Termasuk dalam varietas Inpago yang tahan kekeringan dan memang diciptakan untuk dibudidayakan dilahan kering/ladang/Huma, padi ini memiliki sifat amphibi dimana memiliki adaptasi yang luas baik itu dilahan kering ataupun dilahan Irigasi. Beras go gurahit sebenarnya memiliki sifat aromatik kalau ditanam didataran menengah - atas karena induk  persilangannya adalah padi varietas mentik wangi, dan b...

SOP Gurahit Agriculture ver18.02

Dalam setiap penanaman padi dilahan Gurahit Agriculture kami selalu mencatat semua kegiatan dan hasil-hasil yang terjadi dari kegiatan tersebut yang kemudian kami amati dan analisa untuk kemudian dijadikan pegangan Standar Operasional Prosedur (SOP) budidaya padi dilahan kami. Maka itu selalu ada perubahan/revisi dari SOP kami setiap waktunya untuk mendapatkan prosedur budidaya yg efektif, efisien dan hasil yg optimal. Kawasan Gurahit Agriculture Kami menggunakan metode hayati dalam budidaya padi ini, adapun padi yang kami tanam dilahan gurahit Agriculture yaitu varietas IPB  3 S yang merupakan padi tipe baru besutan DR. Ir. Hasrijal Aswidinnor dari kampus IPB Bogor, SOP Gurahit Agriculture adalah pengembangan dari Metode IPB Prima yang diciptakan DR. Ir. Sugiyanta yang diadaptasikan dengan lahan dan kondisi agroculture didaerah kami, kami menamakannya dengan Metode hayati Gurahit Agriculture ver18.02 hasil racikan team Inti Gurahit Agriculture, yaitu Drg Pridiana Oskanda...

Inilah Rahasia Beras Pulen dan Enak yang dihasilkan diLahan Gurahit Agriculture

Beras yang diproduksi dari hasil budidaya padi dikawasan Gurahit Agriculture desa Gandu Kecamatan Dawuan Kabupaten Majalengka, Jawa Barat terkenal dengan rasanya yang pulen dan enak. Mutu Rasa beras Gurahit Agriculture bisa diperbandingan langsung dan tak kalah dengan beras-beras premium diSupermarket, dengan teknik pemilihan selektif benih varietas padi dan metode budidaya, Team Gurahit Agriculture bisa menghasilkan hasil akhir Nasi yang pulen dan enak dan sangat disukai masyarakat. Nasi dari Hasil budidaya hayati Varietas Padi IPB 3S yang dihasilkan dari lahan Gurahit Agriculture Apa yang membedakan mutu rasa beras Gurahit Agriculture dengan beras lainnya? Yaitu adanya pemilihan benih varietas padi dan metode Budidaya. Karena kami membudidayakan padi dan memasarkan sendiri berasnya maka kami tidak terikat oleh grading pasar beras sehingga kami bisa bebas menghasilkan beras pulen dan enak sesuai pasar kami sendiri. Tiap-tiap varietas padi membawa karakternya sendiri, dala...

Keunggulan Nasi yang Dihasilkan dari Varietas Padi IPB 3S

Sebelum kami menanam benih padi varietas IPB 3S, kami menelusuri sumber-sumber valid tentang padi tersebut, mulai dari penjelasan sahabat-sahabat penyuluh pertanian dan petani yang sudah pernah menanam dan menanak nasi padi IPB 3S, juga dari berbagai literatur penelitian yang menjelaskan tentang Kadar amilase dan Index Glikemik padi besutan pemulia tanaman senior dari kampus pertanian IPB Bogor, DR. Hajrial Aswidinnoor Msc. Ini sosok padi IPB 3S yang tinggi dikawasan Gurahit Agriculture  Asal persilangan padi IPB 3S ini adalah padi Indica dan Japonica sehingga dihasilkan padi yang pulen dan enak seperti tanaman tetua nya yaitu Padi Japonica. Dari hasil penelitian terdahulu diperoleh informasi bahwa tekstur nasi dipengaruhi oleh komposisi komponen penyusun pati dalam butir beras yaitu amilosa dengan struktur rantai lurus dan amilopektin dengan struktur rantai bercabang. Kadar amilopektin tinggi bertanggung jawab terhadap tekstur lengket/pulen nasi, sebaliknya kadar amil...

Beras Sehat dengan Budidaya Padi Hayati ala Gurahit Agriculture

Dalam penanaman padi dikawasan Gurahit Agriculture desa Gandu kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, kami berfokus pada pola budidaya padi secara Hayati dan tanpa melibatkan Pestisida Kimia sama-sekali yang bisa berbahaya buat lingkungan sekitar dan kesehatan manusia, bagi kami bercocok tanam adalah satu bentuk ibadah karena secara langsung kita menyediakan bahan pangan sehat dan tidak membahayakan tubuh manusia dan juga menjaga kelestarian lingkungan hidup. Kawasan Gurahit Agriculture yang bersebelahan dengan Balai Penyuluh Pertanian Kec. Dawuan, Majalengka Para petani sudah  terbiasa menggunakan pestisida karena  diyakini bahwa pestisida ampuh dalam  menanggulangi serangan OPT. Namun  demikian penggunaan dilapangan pestisida oleh para petani  umumnya belum berdasarkan prinsip PHT (Pengendalian Hama Terpadu),  yaitu Pestisida digunakan dalam jumlah  sesedikit mungkin dalam batas yang efektif  (tidak berlebihan) dan diaplik...

Perlakuan Benih Padi IPB 3S dikawasan Gurahit Agriculture

IPB-3S merupakan padi varietas baru yang dikembangkan oleh Institut Pertanian Bogor. Keunggulan dari varietas ini yaitu pada peningkatan produksi, potensi hasil dapat mencapai 11.2 ton/ha, dengan anakan produktif 7-11 batang. Karakteristik lainnya yaitu tahan terhadap tungro, agak tahan terhadap penyakit blas ras 033, dan agak tahan terhadap hawar daun bakteri patotipe III. Tulisan kali ini kami bahas tentang benih dan kami mengambil literatur dari Skripsinya Desi Andini, IPB 2016 dengan judul "Cendawan terbawa benih padi IPB 3S serta potensi pengendaliannya dengan perlakakuan Fisik dan Biologi". Benih merupakan komponen produksi yang sangat penting dalam suatu sistem pertanian, terutama tanaman padi. Produktivitas dan kualitas yang tinggi didapatkan dari teknik budidaya yang dimulai dari penggunaan benih unggul bermutu. Benih bermutu merupakan benih yang berasal dari varietas unggul dengan mutu genetik, mutu fisiologis, mutu fisik, dan mutu patologis yang tingg...

Perlakuan Benih Padi IPB 3S untuk Lahan Gurahit

Untuk menghasilkan bibit tanaman yang baik dan bermutu tentunya kita harus memulai dari pemilihan benih yang berkwalitas. Ada beberapa langkah yang kami lakukan untuk penanaman padi IPB 3S metode hayati ini : 1. Memilih benih padi IPB 3S yang berlabel/bersertifikat.     Dalam hal ini kami memakai benih yang diproduksi perusahaan induk benih yang yang dibentuk oleh IPB yaitu  PT Bogor Life Science & Technology (BLST) yang berlabel ungu. 2. Seleksi Benih padi IPB 3S     Idealnya dilakukan seleksi benih dengan perlakuan air garam, berhubung kami belum sempat membeli garamnya maka dilakukan cuma dengan seleksi air saja. :), benih yang terapung dibuang. 3. Perendaman Benih IPB 3S     Benih padi biasanya tetap mengandung bibit-bibit patogen baik itu bakteri maupun jamur, untuk menghilangkannya sebenarnya ada cara sederhana yaitu dengan melakukan Hot water treatment, yaitu merendam benih pada pada suhu 54C selama 15 menit. Dan teknik ...

BUDIDAYA PADI DENGAN METODE HAYATI DIKAWASAN GURAHIT

Pada musim tanam I 2017-2018 kemarin kami menanam padi varietas Inpari-32 dengan metode hayati. Penananam perdana yang kami lakukan setelah musim sebelumya kami budidaya melon ekslusif selama 2 musim berturut-turut. Dalam penanaman padi perdana ini kami masih belum mempunyai SOP baku karena kami masih adaptasi dengan budidaya padi, dan Alhamdulillah dengan metode "ujicoba" kemarin hasil panenan kami kl dikonversikan pada lahan 1Ha maka menghasilkan 7,5Ton/Ha GKG. Sebelumnya ketika Gurahit masih dikelola orang lain paling maksimal cuma menghasilkan setengah dari hasil kami. Padi Inpari 32 diGurahit dengan Metode Hayati MT1 2017-2018 Belajar dari pengalaman dimusim tanam/MT1 kemarin maka diMT2 ini kami akan menyempurnakan teknik hayati yang kemarin dengan konsep "efektif efisien" dengan hasil yang optimal, adapun varietas padi yang kami pakai diMT 1 ini adalah dominan dengan IPB 3s, Cakrabuana 03 dan Inpari 32. dilahan kami seluas 1,5Ha dikawasan Gurahit Ag...