Skip to main content

Posts

Kunjungan Prof DR. Ir. Ika Djatnika MS ke Kawasan Gurahit

Pada hari sabtu, 10 Februari 2019, Team Gurahit Agriculture desa Gandu, Kecamatan Dawuan, Kabuaten Majalengka mendaatkan kunjungan dari  Prof. (Riset). Dr. Ir. Ika Djatnika, M.S dan Istri, Prof DR. Ir. Ika Djatnika adalah seorang  Peneliti Utama dalam bidang Fitopatologi (Hama dan Penyakit Tanaman). Prof Ika Djatnika diapit Team Gurahit Agriculture Banyak yang didiskusikan dan disampaikan oleh beliau berkenaan dengan dunia pertanian dari hulu sampai hilir yang sangat bermanfaat bagi kami, beserta kami juga hadir kawan-kawan seperti Al Ustadz Abah Syamil dan Kang Muhammad Sudrajat dari BPP Jatiwangi.

SOP Gurahit Agriculture ver18.02

Dalam setiap penanaman padi dilahan Gurahit Agriculture kami selalu mencatat semua kegiatan dan hasil-hasil yang terjadi dari kegiatan tersebut yang kemudian kami amati dan analisa untuk kemudian dijadikan pegangan Standar Operasional Prosedur (SOP) budidaya padi dilahan kami. Maka itu selalu ada perubahan/revisi dari SOP kami setiap waktunya untuk mendapatkan prosedur budidaya yg efektif, efisien dan hasil yg optimal. Kawasan Gurahit Agriculture Kami menggunakan metode hayati dalam budidaya padi ini, adapun padi yang kami tanam dilahan gurahit Agriculture yaitu varietas IPB  3 S yang merupakan padi tipe baru besutan DR. Ir. Hasrijal Aswidinnor dari kampus IPB Bogor, SOP Gurahit Agriculture adalah pengembangan dari Metode IPB Prima yang diciptakan DR. Ir. Sugiyanta yang diadaptasikan dengan lahan dan kondisi agroculture didaerah kami, kami menamakannya dengan Metode hayati Gurahit Agriculture ver18.02 hasil racikan team Inti Gurahit Agriculture, yaitu Drg Pridiana Oskanda...

Inilah Rahasia Beras Pulen dan Enak yang dihasilkan diLahan Gurahit Agriculture

Beras yang diproduksi dari hasil budidaya padi dikawasan Gurahit Agriculture desa Gandu Kecamatan Dawuan Kabupaten Majalengka, Jawa Barat terkenal dengan rasanya yang pulen dan enak. Mutu Rasa beras Gurahit Agriculture bisa diperbandingan langsung dan tak kalah dengan beras-beras premium diSupermarket, dengan teknik pemilihan selektif benih varietas padi dan metode budidaya, Team Gurahit Agriculture bisa menghasilkan hasil akhir Nasi yang pulen dan enak dan sangat disukai masyarakat. Nasi dari Hasil budidaya hayati Varietas Padi IPB 3S yang dihasilkan dari lahan Gurahit Agriculture Apa yang membedakan mutu rasa beras Gurahit Agriculture dengan beras lainnya? Yaitu adanya pemilihan benih varietas padi dan metode Budidaya. Karena kami membudidayakan padi dan memasarkan sendiri berasnya maka kami tidak terikat oleh grading pasar beras sehingga kami bisa bebas menghasilkan beras pulen dan enak sesuai pasar kami sendiri. Tiap-tiap varietas padi membawa karakternya sendiri, dala...

Keunggulan Nasi yang Dihasilkan dari Varietas Padi IPB 3S

Sebelum kami menanam benih padi varietas IPB 3S, kami menelusuri sumber-sumber valid tentang padi tersebut, mulai dari penjelasan sahabat-sahabat penyuluh pertanian dan petani yang sudah pernah menanam dan menanak nasi padi IPB 3S, juga dari berbagai literatur penelitian yang menjelaskan tentang Kadar amilase dan Index Glikemik padi besutan pemulia tanaman senior dari kampus pertanian IPB Bogor, DR. Hajrial Aswidinnoor Msc. Ini sosok padi IPB 3S yang tinggi dikawasan Gurahit Agriculture  Asal persilangan padi IPB 3S ini adalah padi Indica dan Japonica sehingga dihasilkan padi yang pulen dan enak seperti tanaman tetua nya yaitu Padi Japonica. Dari hasil penelitian terdahulu diperoleh informasi bahwa tekstur nasi dipengaruhi oleh komposisi komponen penyusun pati dalam butir beras yaitu amilosa dengan struktur rantai lurus dan amilopektin dengan struktur rantai bercabang. Kadar amilopektin tinggi bertanggung jawab terhadap tekstur lengket/pulen nasi, sebaliknya kadar amil...

Beras Pulen IPB 3S Dengan Budidaya Metode Hayati Ala Gurahit Agriculture

Sejak Musim tanam I 2017 team Gurahit melakukan penanaman padi dengan metode Hayati tanpa pestisida kimia, belum dipasarkan produknya waktu itu akan tetapi kami cobakan pada beberapa kolega kami untuk mereka menikmati panenan kami juga untuk melakukan perbandingan dengan produk beras yang mereka pakai sehari-hari. Hasilnya? dengan varietas Inpari 32 yang kami pakai waktu itu bisa menghasilkan beras yang lebih bening, lebih pulen dan beraroma dibandingkan dengan varietas yg sama tapi dibudidayakan dengan metode konvensional oleh petani disekitar lahan Gurahit Agriculture. Dipenanaman Musim Tanam II 2018 ini kami memakai benih padi IPB 3S, Benih padi IPB 3S merupakan benih hasil inovasi yang dilakukan oleh peneliti di IPB Bogor. Padi varietas baru ini hasil pemuliaan Dr. Ir. Hajrial Aswidinoor, M.Sc, padi IPB 3S merupakan Padi Tipe Baru hasil persilangan antara padi Indica dengan padi Japonica sehingga dihasilkan padi yang pulen dan kadar Index Glikemik 'sedang' yang sa...

Beras Sehat dengan Budidaya Padi Hayati ala Gurahit Agriculture

Dalam penanaman padi dikawasan Gurahit Agriculture desa Gandu kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, kami berfokus pada pola budidaya padi secara Hayati dan tanpa melibatkan Pestisida Kimia sama-sekali yang bisa berbahaya buat lingkungan sekitar dan kesehatan manusia, bagi kami bercocok tanam adalah satu bentuk ibadah karena secara langsung kita menyediakan bahan pangan sehat dan tidak membahayakan tubuh manusia dan juga menjaga kelestarian lingkungan hidup. Kawasan Gurahit Agriculture yang bersebelahan dengan Balai Penyuluh Pertanian Kec. Dawuan, Majalengka Para petani sudah  terbiasa menggunakan pestisida karena  diyakini bahwa pestisida ampuh dalam  menanggulangi serangan OPT. Namun  demikian penggunaan dilapangan pestisida oleh para petani  umumnya belum berdasarkan prinsip PHT (Pengendalian Hama Terpadu),  yaitu Pestisida digunakan dalam jumlah  sesedikit mungkin dalam batas yang efektif  (tidak berlebihan) dan diaplik...

Perlakuan Benih Padi IPB 3S dikawasan Gurahit Agriculture

IPB-3S merupakan padi varietas baru yang dikembangkan oleh Institut Pertanian Bogor. Keunggulan dari varietas ini yaitu pada peningkatan produksi, potensi hasil dapat mencapai 11.2 ton/ha, dengan anakan produktif 7-11 batang. Karakteristik lainnya yaitu tahan terhadap tungro, agak tahan terhadap penyakit blas ras 033, dan agak tahan terhadap hawar daun bakteri patotipe III. Tulisan kali ini kami bahas tentang benih dan kami mengambil literatur dari Skripsinya Desi Andini, IPB 2016 dengan judul "Cendawan terbawa benih padi IPB 3S serta potensi pengendaliannya dengan perlakakuan Fisik dan Biologi". Benih merupakan komponen produksi yang sangat penting dalam suatu sistem pertanian, terutama tanaman padi. Produktivitas dan kualitas yang tinggi didapatkan dari teknik budidaya yang dimulai dari penggunaan benih unggul bermutu. Benih bermutu merupakan benih yang berasal dari varietas unggul dengan mutu genetik, mutu fisiologis, mutu fisik, dan mutu patologis yang tingg...