Skip to main content

Posts

Beras Sehat dengan Budidaya Padi Hayati ala Gurahit Agriculture

Dalam penanaman padi dikawasan Gurahit Agriculture desa Gandu kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, kami berfokus pada pola budidaya padi secara Hayati dan tanpa melibatkan Pestisida Kimia sama-sekali yang bisa berbahaya buat lingkungan sekitar dan kesehatan manusia, bagi kami bercocok tanam adalah satu bentuk ibadah karena secara langsung kita menyediakan bahan pangan sehat dan tidak membahayakan tubuh manusia dan juga menjaga kelestarian lingkungan hidup. Kawasan Gurahit Agriculture yang bersebelahan dengan Balai Penyuluh Pertanian Kec. Dawuan, Majalengka Para petani sudah  terbiasa menggunakan pestisida karena  diyakini bahwa pestisida ampuh dalam  menanggulangi serangan OPT. Namun  demikian penggunaan dilapangan pestisida oleh para petani  umumnya belum berdasarkan prinsip PHT (Pengendalian Hama Terpadu),  yaitu Pestisida digunakan dalam jumlah  sesedikit mungkin dalam batas yang efektif  (tidak berlebihan) dan diaplik...

Perlakuan Benih Padi IPB 3S dikawasan Gurahit Agriculture

IPB-3S merupakan padi varietas baru yang dikembangkan oleh Institut Pertanian Bogor. Keunggulan dari varietas ini yaitu pada peningkatan produksi, potensi hasil dapat mencapai 11.2 ton/ha, dengan anakan produktif 7-11 batang. Karakteristik lainnya yaitu tahan terhadap tungro, agak tahan terhadap penyakit blas ras 033, dan agak tahan terhadap hawar daun bakteri patotipe III. Tulisan kali ini kami bahas tentang benih dan kami mengambil literatur dari Skripsinya Desi Andini, IPB 2016 dengan judul "Cendawan terbawa benih padi IPB 3S serta potensi pengendaliannya dengan perlakakuan Fisik dan Biologi". Benih merupakan komponen produksi yang sangat penting dalam suatu sistem pertanian, terutama tanaman padi. Produktivitas dan kualitas yang tinggi didapatkan dari teknik budidaya yang dimulai dari penggunaan benih unggul bermutu. Benih bermutu merupakan benih yang berasal dari varietas unggul dengan mutu genetik, mutu fisiologis, mutu fisik, dan mutu patologis yang tingg...

Perlakuan Benih Padi IPB 3S untuk Lahan Gurahit

Untuk menghasilkan bibit tanaman yang baik dan bermutu tentunya kita harus memulai dari pemilihan benih yang berkwalitas. Ada beberapa langkah yang kami lakukan untuk penanaman padi IPB 3S metode hayati ini : 1. Memilih benih padi IPB 3S yang berlabel/bersertifikat.     Dalam hal ini kami memakai benih yang diproduksi perusahaan induk benih yang yang dibentuk oleh IPB yaitu  PT Bogor Life Science & Technology (BLST) yang berlabel ungu. 2. Seleksi Benih padi IPB 3S     Idealnya dilakukan seleksi benih dengan perlakuan air garam, berhubung kami belum sempat membeli garamnya maka dilakukan cuma dengan seleksi air saja. :), benih yang terapung dibuang. 3. Perendaman Benih IPB 3S     Benih padi biasanya tetap mengandung bibit-bibit patogen baik itu bakteri maupun jamur, untuk menghilangkannya sebenarnya ada cara sederhana yaitu dengan melakukan Hot water treatment, yaitu merendam benih pada pada suhu 54C selama 15 menit. Dan teknik ...

BUDIDAYA PADI DENGAN METODE HAYATI DIKAWASAN GURAHIT

Pada musim tanam I 2017-2018 kemarin kami menanam padi varietas Inpari-32 dengan metode hayati. Penananam perdana yang kami lakukan setelah musim sebelumya kami budidaya melon ekslusif selama 2 musim berturut-turut. Dalam penanaman padi perdana ini kami masih belum mempunyai SOP baku karena kami masih adaptasi dengan budidaya padi, dan Alhamdulillah dengan metode "ujicoba" kemarin hasil panenan kami kl dikonversikan pada lahan 1Ha maka menghasilkan 7,5Ton/Ha GKG. Sebelumnya ketika Gurahit masih dikelola orang lain paling maksimal cuma menghasilkan setengah dari hasil kami. Padi Inpari 32 diGurahit dengan Metode Hayati MT1 2017-2018 Belajar dari pengalaman dimusim tanam/MT1 kemarin maka diMT2 ini kami akan menyempurnakan teknik hayati yang kemarin dengan konsep "efektif efisien" dengan hasil yang optimal, adapun varietas padi yang kami pakai diMT 1 ini adalah dominan dengan IPB 3s, Cakrabuana 03 dan Inpari 32. dilahan kami seluas 1,5Ha dikawasan Gurahit Ag...

Berlikunya Budidaya Melon Team Gurahit

Rentang waktu team Gurahit dalam 2 periode penanaman Melon yaitu diawali bulan April 2017 sampai dengan Oktober 2017 dengan 4 jadwal penanaman dan 3 SOP (Standard Operating Procedure) yang berbeda, kami menangani  fase hulu sampai fase hilir, pengurusan dari budidaya hingga ke pemasaran ke konsumen akhir tidak melalui pengepul ataupun supplier buah. Luna dan Sakata Glamour dipenanaman 1 Gurahit Farm Dalam penanaman pertama diGurahit bulan Maret 2017 kami menanam 4500 tanaman jenis Luna dari KYS dan Sakata Glamour dengan memakai SOP dan pupuk organik teman diJawa Timur, ini pengalaman pertama kami menanam Melon, sampai usia 17HST tanaman masih terlihat sehat dan ketika berlanjut ke akhir vegetatif 40% terkena serangan puret/kriting daun dan dimasa generatif 60% tanaman terkena layu fusarium, maka itu melon Luna dan Sakata Glamour yang dihasilkan tidak begitu manis, sekitar 9-10 brik tingkat kemanisan, kami menjual langsung ke konsumen akhir diceruk market Gurahit dan Alh...

Silika Hara Penting pada Sistem Produksi Padi

Salah satu contoh produk Silika dari Novelgro Silikon/Silika (Si) banyak terkandung pada tanaman graminae, seperti padi, jagung, dan tebu, terutama di permukaan daun, batang, dan gabah (padi). Tanaman kahat Si menyebabkan ketiga organ tanaman di atas kurang terlindungi oleh lapisan silikat yang kuat, akibatnya:  (1) daun tanaman lemah terkulai, tidak efektif menangkap sinar matahari, sehingga produktivitas tanaman rendah/tidak optimal;  (2) penguapan air dari permukaan daun dan batang tanaman dipercepat, sehingga tanaman mudah layu atau peka terhadap kekeringan;  (3) daun dan batang menjadi peka terhadap serangan penyakit dan hama;  (4) tanaman mudah rebah; dan  (5) kualitas gabah (padi) berkurang karena mudah terkena hama dan penyakit. Akibatnya, hasil optimal tanaman tidak tercapai, kestabilan hasil rendah (fluktuatif) dan mutu produk rendah. CARA KERJA Silika merupakan nutrisi unsur silika terlarut dalam air yang mudah diserap ol...

Budidaya Padi Hasil Tinggi dengan Sistem Tanam Jarwo Ganda

Jajar Legowo 2 Berbicara mengenai suatu hal yang berhubungan dengan perkembangan inovasi teknologi itu tak akan ada habis habisnya. Tahun demi tahun pasti akan mengalami perkembangan, yang mana tujuan itu adalah tercipta suatu hasil inovasi teknologi yang lebih mutakhir dan mampu membawa perubahan besar. Belajar dari pengalaman pengembangan inovasi PTT padi sawah, sistem tanam jajar legowo dan teknologi jajar legowo super, peningkatan produksi padi ke depan akan diupayakan melalui pengembangan teknologi budidaya padi irigasi yaitu melalui SISTEM TANAM  “JARWO GANDA” atau yang akan dipopulerkan dengan nama “JARWO MILENIUM”.   Mungkin nama teknologi ini akan terasa aneh ditelinga kita karena teknologi ini adalah teknologi baru dan belum diperkenalkan ke khalayak umum.  Pada musim tanam I 2017, Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) telah menginisiasi aplikasi sistem tanam jarwo ganda ini melalui dem-area seluas 5 ha pada lahan sawah irigasi di Kebun Percobaa...