Skip to main content

Posts

Teknologi Gliocompost dilahan Gurahit Agriculture

Gliocompost merupakan produk agro-input yang berperan sebagai pupuk hayati dan juga pestisida hayati, Bahan aktif Gliocompost ialah Gliocladium sp. yang diperkaya dengan bakteri Azotobacter sp.; Azospirillium sp., Pseudomonas sp. ; Bacilus sp dan bahan pembawa utamanya pupuk kandang yang telah difermentasikan. Gliocompost merupakan hasil karya fenomenal Prof DR. Ir. Ika Djatnika MS dkk dan Alhamdulillah kami mendapatkan sample ujicoba yang sedang kami aplikasikan pada padi Inpago Unsoed 1 dilahan tadah hujan, dan Padi Varietas IPB  3S dilahan Irigasi, dan untuk aplikasi dipadi IPB 3S kami memakai formula baru yang lebih efektif dan murah karena adanya pemadatan bakteri hingga kebutuhan 1 Hektar cuma 2kg Gliocompost yang nanti dicampur dan difermentasikan pada 200kg kotoran hewan. Pada produk sebelumnya yaitu kebutuhan gliocompost hingga 20kg yang dicampurkan dan difermentasikan pada 400kg kotoran hewan. Gliocompost Formula baru kebutuhan 1Ha cuma 2kg Manfaat...

Perjalanan Padi Inpago Unsoed-1 Aromatik dilahan I Gurahit Agriculture sampai Usia 29HST

Pada tanggal 19 April 2019 dilahan I Gurahit Agriculture dilakukan Tandur [pindah tanam] padi varietas Inpago Unsoed-1 Aromatik pada usia 18HSS [Hari Setelah Semai]. Kami memilih varietas ini karena melihat kwalitas Beras yang dihasilkan termasuk bagus mutu berasnya serta Wangi karena mewarisi tetua persilangannya yaitu padi Varietas Mentik Wangi, maka itu akan kami buktikan sendiri dilahan 1 Gurahit yang termasuk lahan tadah Hujan yang ketika memasuki Musim tanam II akan mengalami kekeringan yang lumayan menguras bensin untuk memompa air. hehe Persemaian Padi Inpago Unsoed-1 Aromatik usia 18HSS Untuk luasan 8000M2 ini kami memakai benih 25kg inpago Unsoed-1 label Ungu yang didatangkan dari Jawa Tengah. Dalam Proses Perendaman benih kami memakai larutan PGPR dari Pupuk Hayati Biosugih, karena pupuk hayati Biosugih sudah terbatas dan itupun sisa musim tanam sebelumnya ditambah lagi persemaian tidak dikontrol selama hampir seminggu dikarenakan koordinator lahan gurahit Kang Zay...

Kunjungan Team Hama dan Penyakit Tanaman Balithi Cianjur ke Kawasan Gurahit Agriculture

Pada hari Sabtu tanggal 27 April 2019, Kawasan Gurahit Agriculture kedatangan tamu dari Balithi [Balai Penelitian Tanaman Hias], Cianjur. Mereka terdiri dari Tim Peneliti Hama dan Penyakit tanaman berjumlah 1 3   orang yang dipimpin oleh Prof Dr. Ir. Ika Djatnika MS. Terdapat diantaranya DR. Erniawati Diningsih SP, MSI. dan juga Ir. Wakiyah Nuryani. Para Peneliti Hama dan Penyakit Tanaman Balithi, Segunung Sedangkan dari tuan rumah terdiri dari tim Gurahit Agriculture yaitu Pridiana Oskandar, Zay Arifin, Ahmad Gufron dan Muhammad Sudrajat ditambah petugas POPT kecamatan Dawuan, Majalengka Pak Idad dan juga petani mitra Gurahit yang sekarang sedang menanam padi IPB  3S. Sharing Ilmu pertanian dari para peneliti pimpinan Prof Ika Djatnika Acara kunjungan tersebut dimanfaatkan tuan rumah dengan mengadakan forum diskusi tanya jawab tentang hama dan penyakit tanaman, juga dibahas tentang pupuk Hayati karya besar Prof Dr. Ir Ika Djatnika dan ...

Panen Rendeng MT1 2018

Panen padi IPB 3S penghasil Beras Gurahit musim tanam I 2018 jatuh pada hari Kamis, 07 Maret 2019 dilahan I Gurahit Agriculture, desa Gandu, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat dilahan seluas 1 bau lebih [7500M2]. Mesin Combine Harvester dilahan Gurahit Agriculture Panen dilakukan dengan mesin Combine Harvester milik salahsatu Gapoktan yang ada didesa Gandu, memakai mesin Combine Harvester karena bulir-bulir gabah varietas ini terbilang alot dan pengalaman kami dengan memakai mesin ini maka panen akan lebih efektif dan efisien, tidak akan banyak bulir yang terbuang dan gabah yang dihasilkan pun akan lebih bersih. Bulir-bulir gabah penghasil Beras Gurahit Gabah yang dihasilkan dari luasan 1 bau sebanyak 108 karung, dan langsung menuju tempat penjemuran, adapun hasil kering akan diupdate diblog ini beberapa saat kedepan. Proses pengeringan dilakukan dibawah teriknya sinar matahari, sesempurna mungkin karena dalam hal ini kami berusaha menciptakan kwalita...

Kunjungan Prof DR. Ir. Ika Djatnika MS ke Kawasan Gurahit

Pada hari sabtu, 10 Februari 2019, Team Gurahit Agriculture desa Gandu, Kecamatan Dawuan, Kabuaten Majalengka mendaatkan kunjungan dari  Prof. (Riset). Dr. Ir. Ika Djatnika, M.S dan Istri, Prof DR. Ir. Ika Djatnika adalah seorang  Peneliti Utama dalam bidang Fitopatologi (Hama dan Penyakit Tanaman). Prof Ika Djatnika diapit Team Gurahit Agriculture Banyak yang didiskusikan dan disampaikan oleh beliau berkenaan dengan dunia pertanian dari hulu sampai hilir yang sangat bermanfaat bagi kami, beserta kami juga hadir kawan-kawan seperti Al Ustadz Abah Syamil dan Kang Muhammad Sudrajat dari BPP Jatiwangi.

SOP Gurahit Agriculture ver18.02

Dalam setiap penanaman padi dilahan Gurahit Agriculture kami selalu mencatat semua kegiatan dan hasil-hasil yang terjadi dari kegiatan tersebut yang kemudian kami amati dan analisa untuk kemudian dijadikan pegangan Standar Operasional Prosedur (SOP) budidaya padi dilahan kami. Maka itu selalu ada perubahan/revisi dari SOP kami setiap waktunya untuk mendapatkan prosedur budidaya yg efektif, efisien dan hasil yg optimal. Kawasan Gurahit Agriculture Kami menggunakan metode hayati dalam budidaya padi ini, adapun padi yang kami tanam dilahan gurahit Agriculture yaitu varietas IPB  3 S yang merupakan padi tipe baru besutan DR. Ir. Hasrijal Aswidinnor dari kampus IPB Bogor, SOP Gurahit Agriculture adalah pengembangan dari Metode IPB Prima yang diciptakan DR. Ir. Sugiyanta yang diadaptasikan dengan lahan dan kondisi agroculture didaerah kami, kami menamakannya dengan Metode hayati Gurahit Agriculture ver18.02 hasil racikan team Inti Gurahit Agriculture, yaitu Drg Pridiana Oskanda...

Inilah Rahasia Beras Pulen dan Enak yang dihasilkan diLahan Gurahit Agriculture

Beras yang diproduksi dari hasil budidaya padi dikawasan Gurahit Agriculture desa Gandu Kecamatan Dawuan Kabupaten Majalengka, Jawa Barat terkenal dengan rasanya yang pulen dan enak. Mutu Rasa beras Gurahit Agriculture bisa diperbandingan langsung dan tak kalah dengan beras-beras premium diSupermarket, dengan teknik pemilihan selektif benih varietas padi dan metode budidaya, Team Gurahit Agriculture bisa menghasilkan hasil akhir Nasi yang pulen dan enak dan sangat disukai masyarakat. Nasi dari Hasil budidaya hayati Varietas Padi IPB 3S yang dihasilkan dari lahan Gurahit Agriculture Apa yang membedakan mutu rasa beras Gurahit Agriculture dengan beras lainnya? Yaitu adanya pemilihan benih varietas padi dan metode Budidaya. Karena kami membudidayakan padi dan memasarkan sendiri berasnya maka kami tidak terikat oleh grading pasar beras sehingga kami bisa bebas menghasilkan beras pulen dan enak sesuai pasar kami sendiri. Tiap-tiap varietas padi membawa karakternya sendiri, dala...